Buku karya George Samuel Clason, The Richest Man in Babylon masih sama relevannya hari ini dengan waktu ketika dirilisnya buku tersebut pada tahun 1926. Buku ini tidak diragukan lagi adalah salah satu buku klasik dalam cakupan personal finance.
Buku ini memaparkan penggunaan praktis manajemen keuangan dan pembangunan kekayaan digunakan oleh Arkad, seorang yang lahir dengan latar belakang sederhana sebagai anak pedagang yang kemudian bertumbuh besar menjadi orang terkaya di sebuah kota kuno di Babilonia.
Dalam ringkasan ini, kami menjelajahi 7 langkah sederhana yang diidentifikasi dalam buku berusia 91 tahun ini dan bagaimana kamu bisa memanfaatkan langkah tersebut untuk membangun kekayaan kamu dengan benar. Berikut adalah 7 pelajaran finansial yang dikompilasikan dari Arkad yang disebut sebagai “tujuh obat untuk dompet yang kosong” yang ia bagikan kepada 100 orang selama tujuh hari dengan harapan untuk mengubah Babilonia menjadi kota terkaya di dunia.